PENGARUH BEBERAPA CARA PENGENDALIAN HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera exigua hubn) TERHADAP INTENSITAS SERANGAN DAN PERTUMBUHAN SERTA HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalocicum l.) KULTIVAR BIMA

Wijaya Wijaya, Siti Wahyuni, Dendi Dendi

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh cara pengendalian hama hama ulat grayak (Spodopetra exigua), terhadap intensitas serangan serta pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, dan (2) cara pengendalian hama mana yang dapat menekan intensitass serangan hama Cara pengendalian hama ulat grayak (Spodopetra exigua) yang dapat menekan intensitas serngan, serta pertumbuhan dan hasil bawang merah yang paling baik. Percobaan dilaksanakan di Desa Pabedilan Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon, dari Mei sampai dengan bulan Juli 2013.

          Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan, masing-masing diulang 5 kali. Perlakuan terdiri dari : A (Tanpa shading net dan pestisida), B (shading net putih), C (shading net biru), D (SE-NPV), dan E (pestisida).

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Shading net dan SE-NPV memberikan pengaruh yang nyata terhadap penekanan hama ulat grayak (Spodopetra exigua), serta pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, dan (2) Shading net putih dan biru memberikan pengaruh paling baik terhadap penekanan ulat grayak, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi kering per rumpun dan per petak. Shading net putih dn biru memberikan bobot umbi kering tertinggi yaitu 15,50 kg dan 14,45 kg per petak atau setara dengan 12,40 ton dan 11,56 ton per hektar 

Kata Kunci


Pengendalian Hama, Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin, M, Penggunaan Virus (NPV) dalam penanganan OPT dan Implementasinya di Lapangan. Makalah Balitbio, Pertemuan Koordinasi Penanganan OPT dan Perumusan Komponen PHT Spesifik Lokasi tanggal. 3 - 5 Agustus 1997.

Badan Litbang Pertanian. 2007. Penerapan Pengendalian Hama Penyakit Terpadu pada Budidaya Bawang Merah. Badan Litbang Petanian Puslitbang Hort, Balithort Lembang.

Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon. 2011. Perkembangan Tanaman, Padi, Palawija dan Sayuran Di Kabupaten Brebes. Dinas Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon, Cirebon.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2011. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Direktorat Jenderal Horikultura. Departemen Pertanian, Jakarta.

Estu Rahayu dan Nur Berlian. 2004. Bawang Merah. Penebar Swadaya, Jakarta.

Hendro Sunarjono dan Prasodjo Soedomo. 1996. Budidaya Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum ). Sinar Baru, Bandung.

Indrayani, I. dkk. 1998. Efektivitas NPV dengan Berbagai Bahan Pembawa Terhadap Spodoptera litura F. dan Helicoverpa armigera Hubner pada Kapas. Jurnal Litri 4 (1) : 1 – 7.

Korlina, E. 2011. Pengendalian Hama Terpadu Pada Tanaman Bawang Putih. Suara

Marwoto dan Suharsono. 2008. Strategi dan Komponen Teknologi Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera litura) pada Tanaman Kedelai. Jurnal Litbang Pertanian 27 (4) : 131 – 136.

Santoso T, 1992, Penggunaan Nuclear Polyhedrosis Virus Spodoptera litura dan Bacillus thuringensis untuk pengendalian Hama Perusak Daun Kedelai, Seminar Hasil Penelitian Pendukung Pengendalian Hama Terpadu, Cisarua 7 – 8 September 1992.

Setiawati W., A. Hasyim, R. Sutarya, A. Hudayya dan M. Aris. 2011. Evaluation of Shade Netting and Nuclear Polyherdrosis Virus (SE-NPV) To Contol Spodoptera exigua Hubn. Lepidoptera Noctuifdae on Shallot In Indonesia. Indonesian Vegetables Research Institute Bandung. Jurnal Penelitian Balitsa, Lembang.

Sismiharjo H, 1996, Spodoptera litura Nuclear Polyhedrosis Virus (Sl-NPV) Sebagai Sarana Pengendali Hayati terhadap Ulat Grayak Pada Tanaman Kedelai, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Hortikultura, Direktorat Nbina Perlindungan Tanaman, Jakarta.

Singgih Wibowo. 1996. Budidaya bawang Merah, Bawang Putih dan Bawang Bombay. Penebar Swadaya, Jakarta.

Soekardi. 1997 Penggunaan Herbisida Pada Tanaman Padi. . Prosiding Seminar Nasional XIII Persada. 9 Agustus 2007. FKH-IPB Bogor.

Suastika I.B.K., Agus Thomas Sutiarso, I.Ketut Kariada dan I.B. Aribawa. 2008. Pengaruh Perangkap Lampu terhadap Intensitas Serangan Hama dan Produksi Pada Budidaya Bawang Merah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali. Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Lembang.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/agroswagati.v2i2.1823

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

AGROSWAGATI by http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/Agroswagati AGROSWAGATI (Jurnal Agronomi) terindeks oleh Google Scholar. email: agroswagati@gmail.com Copyright © 2017 Prodi Agronomi Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati). All rights reserved. p-ISSN 2339-0085 | e-ISSN 2580-5185