Pengaruh Kombinasi Kompos dan NPK (16:16:16) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bunga Matahari (Hellianthus annuus L.)

Amran Jaenudin, Tadjudin Surawinata, Maryuliyanna Maryuliyanna

Sari


Lahan tambang merupakan lahan yang tergolong sulit untuk direhabilitasi, dan seringkali menimbulkan pengaruh negatif yang tidak kecil (Liang et al, 2009 dalam Suharno dan Sancayaningsih, 2013). Agar tanaman bunga matahari dapat tumbuh baik pada lahan bekas tambang, maka perlu diupayakan perbaikan kondisi fisik, kimia dan biologi tanahnya. Tahap awal dari upaya perbaikan kondisi fisik, kimia dan biologi tanah adalah konservasi top soil, pengelolaan sedimen, penataan lahan, penanaman tanaman perintis, (Zulkifli, 2014). Konservasi top soil dapat dilakukan dengan penambahan bahan organik. Kemudian . Penggunaan pupuk an-organik untuk kegiatan usahatani  telah dianggap suatu keharusan. Hal ini berkaitan dengan penggunaan vareiatas unggul yang berpotensi hasil tinggi yang memerlukan hara tanah yang cukup (Abdulrachman  et. al., 2008).  Maka dipandang perlu untuk dilakukan percobaan mengenai peningkatan produksi tanaman bunga matahari di lahan bekas tambang dengan pengaturan takaran pupuk NPK dan penambahan kompos yang berbeda. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki sifat tanah bekas tambang semen serta meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.).

Tujuan dari penelitian  ini yaitu: 1) untuk mengetahui adanya pengaruh interaksi antara perlakuan pemberian kompos dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.) dan 2) untuk mengetahui takaran kompos dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.).

Hasil dari penelitian adalah: (1) terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan pemberian kompos dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.) yaitu pada pengamatan volume akar dan tinggi tanaman umur 35 HST; da (2) pada takaran 30 ton/ha kompos dan 400 kg/ha pupuk NPK memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.).

Kata Kunci


Kompos, NPK (16:16:16), Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bunga Matahari

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adha Panca Waranu. 2011. Bioenergi Sebagai Sumber Energi Alternatif Masa Depan. http://www.adha_panca_warana.blogspot.com/2011/04/bioenergi-sebagai-sumber-energi-alternatif-masa-depan.html. Diakses tanggal 07 Desember 2015

Afandie Rosmarkam dan Nasih Widya Yuwono. 2001. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.

Akbari, P., Ghalavand, A., Modarres Sanavy, A.M. dan M. Agha Alikhani. 2011. The Effect Of Biofertilizers, Nitrogen Fertilizer And Farmyard Manure On Grain Yield And Seed Quality Of Sunflower (Helianthus annus L.). Journal of Agricultural Technology. Vol. 7 (1): Hal. 173 – 184 Issn 1686-9141.

Akinkunmi, O.Y, Akintoyen, H.A, Umeh, V.C dan AdeOluwa, O.O. 2012. Influence Of Spacing On The Feeding Activities Of Major Pests Of Sunflower And Their Associated Damage. Agriculture and Biology Journal Of North America. Vol. 3 (6): Hal 233-236. ISSN Print: 2151-7517, ISSN Online: 2151-7525, doi:10.5251/abjan.2012.3.6.233.236. www.scihub.org

Ali Baghdadi, Ridzwan A. Halim, Alireza Nasiri, Izham Ahmad dan Farzad Aslani. 2014. Influence of plant spacing and sowing time on yield of sunflower (Helianthus annuus L.). Journal of Food, Agriculture & Environment. Vol. 12 (2): Hal 688-691. www.world-food.net

Amran Jaenudin, Umi Trisnaningsih, dan Yoyoh Rohayati. 2016. Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk Nitrogen Dan Kompos Jerami Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Kultivar Bisma. Agroswagati : Jurnal Agronomi. Vol. 4. No. 1 . Hal 375-383.

Ardiyansyah. 2010. Helianthus annuus L. Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta. Dalam http://ml.scrib.com. Diakses 05 Januari 2016

Asep. 2013. Kekurangan dan Keunggulan Pupuk Organik dan Anorganik. Dalam http://www.asepjb.blogspot.com/2013/02/kekurangan-dan-keungguan-pupuk-organik. html. Diakses pada Tanggal 21 Maret 2013.

Ayman M. Helmy dan M. Fawzy Ramadan. 2009. Agronomic Performance And Chemical Response Of Sunflower (Helianthus annuus L.) To Some Organic Nitrogen Sources And Conventional Nitrogen Fertilizers Under Sandy Soil Conditions. Grasas Y Aceites, 60 (1), Enero-Marzo, Hal 55-6. ISSN: 0017-3495

Bambang Cahyono. 2005. Teknik dan Strategi Budidaya Sawi Hijau. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta.

BPS Kabupaten Cirebon. 2015. Kabupaten Cirebon Dalam Angka. BPS. Cirebon

BPS Nasional. 2008. Produksi Asam Lemak Bunga Matahari. BPS. Jakarta

Dalimartha. 2008. Atlas Tumbuhan Indonesia. Penebar Plus. Jakarta

Dessy Agustina dan Hadiyanto. 013. Proses Produksi Bioenergi Berbasiskan Bioteknologi. Jurnal Aplokasi Teknologi Pangan. Vol. 2 No. 3: Hal 108-113

Dewi G. Katja. 2012. Kualitas Minyak Bunga Matahari Komersial dan Minyak Hasil Ekstraksi Biji Bunga Matahari (Helianthus annuus L.). Jurnal Ilmiah Sains Vol. 12 no. 1. Manado

Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan. 2013. Data Curah Hujan. UPTD Wilayah Kepuh, Palimanan

Djajakirana, G. 2002. Proses Pembuatan, Pemanfaatan dan Pemasaran Vermikompos untuk Pertanian di Indonesia. Makalah disampaikan pada Seminar ”Pemanfaatan Teknologi Aplikatif Pertanian dalam Mencapai Suatu Pertanian Berkelanjutan”-’Planologi-A Plus 2002’-Bogor, 12 Mei 2002.

Effendi. 1977. Bercocok Tanam Jagung. CV. Yasaguna.Jakarta.

Egith Marshel, Mbue Kata Bangun, dan Lollie Agustina P.Putri. 2015. Pengaruh Waktu dan Konsentrasi Paclobutrazol Terhadap Pertumbuhan Bunga Matahari (Hellianthus annuus L.). Jurnal Online Agroekoteaknologi. Vol. 03. No. 03: Hal 929 – 937. ISSN No. 2337-6597.

Enny Widyati. 2008. Peran Mikroba Tanah Pada Kegiatan Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang (Roles of Soil Microbes in Ex-Mining Land Rehabilitation). Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam. Info Hutan. Vol. V No. 2: Hal 151-160.

Faisul ur Rasool, Badrul Hasan, dan I.A Jahangir. 2013. Growth And Yield Of Sunflower (Helianthus annus L.) As Influenced By Nitrogen, Sulphur And Farmyard Manure Under Temperate Conditions. SAARC J. Agri., Vol. 11 (1): Hal 81-89.

Faisul ur Rasool, Badrul Hasan, I.A Jahangir, Tahir Ali dan T. Mubarak. 2013. Nutritional Yield And Economic Responses Of Sunflower (Helianthus annuus L.) To Integrated Levels Of Nitrogen, Sulphur And Farmyard Manure. The Journal of Agricultural Sciences. Vol. 8, No. 1. Srinagar. India-191 121

Fauzia. 2009. Pengaruh Asam Humat dan Kompos Aktif Untuk Memperbaiki Sifat Tailing dengan Indikator Pertumbuhan Tinggi Semai (Enterolobium cyclocarpum Grisb dan Altingia excels Noranhae. IPB. Bogor

Feliza Zubair. 2014. Budidaya Tanaman Energy Crops Sebagai Langkah Creating Shared Value PT. Indocement Tunggal Prakarsa. Acta diurnA. Vol 10 No. 1, Hal 34-44

Hadi dan Sudiharto. 2004. Pengembangan Perkebunan Karet Di Daerah Sekitar Tambang Batu Bara, Kasus Di Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan. Warta Perkareta. Vol. 23. No. 3 Hal 28 -36.

Hasanah and Wikardi. 1989. Tanaman Minyak Bunga Matahari dan Wijen. Edisi Khusus LITTRO V (1): 1-11

Hasran Basri Jumin. 2005. Dasar-dasar Agronomi. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Herman, DZ. 2006. Tinjauan Terhadap Tailing Mengandung Unsur Pencemar Arsen (As), Merkuri (Hg), Timbal (Pb), dan Kadmium (Cd) dari Sisa Pengelolahan Biji Logam. J. Geologi Indonesia 1 (1) : 31-36

Holt, N.W dan R. P. Zentner. 1985. Effect Of Plant Density and Row Spacing On Agronomic Performance and Economic Returns Of Nonoilseed Sunflower In Southeastern Saskatchewan. Can. J. Plant Sci. 65: Hal 501-509. pubs.aic.ca

ITS. 2013. Tugas Akhir Pabrik Asam Lemak dari Biji Bunga Matahari dengan Proses Hidrolisis Continuous Counterccrrent. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya

Jahangir, AA, R.K. Mondal, Katrun Nada, R. Sadia Afroze dan M.A Hakim. 2006. Response of Nitrogen and Phosphorus Fertilizer and Plant Spacing on Growth and Yield Contributing Character of Sunflower. Bangladesh J. Sci, Res. Vol 41 (1-2). Hal 33-40

Lafran Habibi, 2009. Pembuatan Pupuk Kompos Dari Limbah Rumah Tangga. Penerbit Titian Ilmu : Bandung

Mul Mulyani Sutedjo. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Nanny Kusminingrum. 2010. Bahan Bakar Nabati Sebagai Salah Satu Alternatif untuk Mendukung Penggunaan Bahan Bakar “Ramah Lingkingan”. Pustlitbang Jalan dan Jembatan. Bandung

Nardi, S, Pizzeghelo, D, Muscolo, A, dan Vianello, A. 2002. Physiological Effect of Humic Substances on Higher Plants. Soil Biology and Biochemistry. Vol. 34. Hal: 1527-1536

Neti, S. 2013. Ensklopedia dan Tanaman Obat. Rumah Ide. Malang

Ni Nyoman Ari Mayadewi. 2007. Pengaruh Pupuk Kandang dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Jagung Manis. Agritrop, 26 (4):153-159 (2007).

Nuraini, Riza Lindan, dan Gusrizal. 2014. Pengkayaan Tanah Bekas Tambang Emas dengan Penambahan Lumpus IPAM (Instalasi Pengolahan Air Minum) sebagai Media Pertumbuhan Sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Protobiont. Vol. 3 (2). Hal: 135-140. Universitas Tanjungpura

Oves M, Khan MS, Zaidi A, dan Ahmad E. 2012. Soil Contamination, Nutritive Value, and Human Health Risk Assessment Of Heavy Metals: On Overview. In: A Zaidi, PA Wani, MS Khan (eds). Toxicity of heavy metals to legumes and bioremedition. Spinger. New York.

Rafiq Ahmad dan Nusrat Jabeen. 2009. Demonstration Of Growth Improvement In Sunflower (Helianthus annuus L.) By The Use Of Organic Fertilizers Under Saline Conditions. Pak, J Bot., 41 (3): Hal 1373-1384

Ramlafatma, Eny Widajati, dan Tati Budiarti. 1999. Pengaruh Jarak Tanam dan Paclobutrazol terhadap Produksi dan Viabilitas Benih Bunga Matahari (Helianthus annuus L.). Bul. Agron. 27 (3) Hal 1-6.

Riyo Samekto. 2006. Pupuk Kandang. PT Citra Aji Parama. Yogyakarta

Rukmana. 2004. Budidaya Bunga Matahari. Aneka Ilmu. Semarang

Saifuddin Sarief. 1986. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung

Schmidt, FH. And J. H. A. Ferguson. 1951. Rain Fall Types Based On Wet an Dry Period Rations For Indonesia With Western New Guinea. Djawatan Meteorologi dan Geofisik. Verhandelingen No. 42, Jakarta.

Setyorini, Diah., Saraswati, Rasti., dan Anwar Kosman Ea. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Penelitian Badan Litbang Pertanian. Balai Penelitian Tanah. Bogor

Shoghi-Kalkhor, A. Ghalavand, S.A.M. Modarres-Sanavy, A. Mokhtassi-Bidgoli, dan P. Akbari. 2013. Integrated Fertilization Systems Enhance Quality and Yield of Sunflower (Helianthus annuus L.). J. Agr. Sci. Tech. Vol. 15: Hal 1343-1352. e-mail: ghalavaa@modares.ac.ir

Sri Setyati Harjadi. 2003. Pengantar Agronomi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Suharno dan Sancayaningsih. 2013. Fungi Mikoriza Arbuskula: Potensi Teknologi Mikorizoremediasi Logam Berat dalam Rehabilitasi Lahan Tambang. Bioteknologi 10 (1): 31 – 42, Mei 2013. ISSN: 0216-6887, EISSN: 2301-8658

Suwarniati. 2014. Pengaruh FMA dan Pupuk Organik Terhadap Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Pada Lahan Kritis. Jurnal Biotik. Vol. 2, No. 1, Hal 1-76. ISSN: 2337-9812.

Suzer, S. 2010. Effects Of Nitrogen And Plant Density On Dwarf Sunflower Hybrids. HELIA. 33. Nr. 53 p.p. 207-214. DOI: 10.2298/HEL10532075, UDC 633.854. 78:631.53.04

Tresvian, S. Francioso, O, Quaggiotti, S dan Nardi, S. 2010. Humic Subtances Biological Activity at The Plant Soil Interface. Plant Signaling and Behaviour. Vol. 5 No. 6 Hal. 635-643

V.I.O Olowe. 2005. Effect of plant population density on growth and yield of sunflower (Helianthus annuus L.) in the transition zone of south west Nigeria. Tropical Agricultural Research dan Extension. Vol. 8

Vijayalakshmi, K, N.K Sanghi, W.L. Pelton, dan C.H Anderson. 1975. Can. J. Plant Sci. 55: 491-499. pubs.aic.ca

Vincent Gaspersz. 1994. Metode Perancangan Percobaan. CV. Armico. Bandung.

Wardoyono. 2016. Deskripsi Tanaman Bunga Matahari. Prosea Kehati. Dalam http:// www.proseanet.org/ florakita/ browser.php? docsid= 542 diakses tanggal 15 januari 2016

Weiss, E.A. 1983. Oilseed Crops. Longman Inc. New York

Wulandari. 2013. Herbal Nusantara. Rapha produksi. Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/agroswagati.v4i2.1852

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##