PENGARUH KONSENTRASI ZPT GA3 DAN LAMANYA PERENDAMAN BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus vulgari) VARIETAS SRITI

Linda Permasi Dewi

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ZPT GA3 dan lamanya perendaman benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Kacang Hijau (Phaseolus vulgari) varietas sriti. Penelitian ini menggunakan metode percobaan yang dilaksanakan di lahan di BPBP Plumbon Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai Agustus 2013. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial diulang dua kali dengan dua faktor, terdiri dari Giberellin (GA3) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf yaitu : G1 = 10 ppm, G2 = 20 ppm, G3 = 30 ppm, G4 = 40 ppm. Lamanya perendaman benih ebagai fktor yang kedua terdiri dari 4 taraf yaitu : R1 = 2 jam, R2 = 4 jam, R3 = 6 jam, R4 = 8 jam. Variabel yang diamati meliputi Daya Tumbuh, Tinggi Tanaman, Jumlah Cabang, Jumlah Daun, Jumlah Polong per Tanaman, Jumlah Biji per Tanaman, Bobot Biji Kering per Tanaman, Bobot Biji Kering per Petak, dan Bobot 100 Biji Kering. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya pengaruh interaksi antara Lamanya Perendaman Benih dan Giberellin (GA3) terhadap Daya Tumbuh 5 hst, Tinggi Tanaman umur 21 dan 28 hst, Jumlah Biji per Tanaman pada Kacang Hijau (Phaseolus vulgari) Varietas Sriti.Pengaruh mandiri konsentrasi ZPT GA3  dan Lamanya Perendaman Benih berpengaruh nyata terhadap Jumlah Polong per Tanaman, bobot Biji kering per Petak dan Bobot 100 Biji Kering. Terdapat Korelasi positif yang nyata antara Jumlah Daun (21 hst), dengan Bobot Biji Kering per Tanaman Kacang Hijau.

Kata Kunci


Kacang Hijau, Aplikasi ZPT GA3, Lamanya perendaman, pertumbuhan, hasil

Teks Lengkap:

PDF Tidak berjudul

Referensi


Adisarwanto, 2005.Budidaya Dengan Pemupukan Yang Efektif dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar. Campbel, N. A. et al. 2000. Biologi. Jakarta Erlangga.

Dwidjoseputro, D. 1990. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT. Gramedia. Jakarta.

Davies, PJ. 1995. Plant Hormones Physiology, Biochemistry and Molecular Biology. Kluwer Academic Publisher. Netherlands

Fachruddin, 2000.Budidaya kacang-kacangan. Kanisius, Yogyakarta.

Fatimah, S. 1993. Pengaruh Pemberian GA3 terhadap laju Respirasi dan Kadar Glukosa pada Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata).Skripsi. Universitas Brawijaya Malang

http://fentykienormajelitapertanian.blogspot.com/2010/01/pertanian.html (11-02-2013)

http://awandaawan.blogspot.com/2012/03/zat-pengatur-tumbuh.html

Rini Wudianto. 1999. Petunjuk Penggunaan Pestisida. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rusmana. 2007. Petunjuk Praktikum Mata Kuliah Ekologi Tanaman. Jurusan Agronomi. Faperta¬-Untirta. Serang

Salisbury, F.B., and C.W., Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Jilid III Perkembangan Tumbuhan dan Fisiologi Lingkungan. ITB - Press. Bandung

Santoso, U., dan Fatimah, N., 2004. Kultur Jaringan Tanaman. UMM- Press. Malang.

Soemaatmadja, S., 1993. Sumber Daya Nabati Asia Tenggara I. Editor Maesen, L.J.G.V. Gravindo Pustaka Utama. Jakarta.

Wareing, PF. 1982. Plant Growth Substances.Academic Press. London.

Wattimena, G.A. 1988. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Bogor: IPB Press.

Went.F.W. and K.v.Thymann.1937. Phytohormones. In Leopold A.C. and Paul E Kriesdermann. 1975. Plant Growth and Development. Second Edition. Mc Graw Hill book Company. 545 pp.

Weaver, R. J. 1972. Plant Growth Substances in Agriculture. W. H. Freeman and Company. San Fransisco p. 59.

Wilkins, M. B., 1989. Fisiologi Tanaman, alih bahasa oleh Sutedjo, M.M., dan Kartasapoetra, A.G., Bumi aksara. Jakarta

Zaenal Abidin. 1988. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Aksara. Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/agroswagati.v3i1.809

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##