Dampak Psikologis Kolonialisme Barat Terhadap Masyarakat Pribumi dalam Kumpulan Cerpen “Aloer-Aloer Merah” Karya Ardi Wina Saputra

Atikah Ikbar, Eggy Fajar Andalas

Sari


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak-dampak kolonialisme Barat terhadap masyarakat pribumi dalam kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. Untuk mengetahui dampak mental dan dampak moral kolonialisme Barat terhadap subjek terjajah, digunakan kerangka pemikiran Edward Said. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Sumber data penelitian ini berupa kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis data. Analisi data dilakukan sebagai berikut, 1) Mengidentifikasi data yang diperoleh dari kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. 2) Mengklasifikasi data yang sesuai dengan Teori Poskolonialisme. 3) Menganalisis dalam bentuk deskripsi menggunakan penafsiran peneliti. 4) Menyimpulkan hasil temuan. 5) Menulis laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak dampak moral dan mental subjek terjajah. Dampak moral subjek terjajah digambarkan dengan perilaku-perilaku masyarakat pribumi yang kehilangan identitas diri. Salah satu bentuk kehilangan identitas diri mereka adalah dengan meluapkan rasa dendamnya dan membunuh tuan-tuan Belanda. Dampak mental subjek terjajah digambarkan dengan memilih jalan kematian, yaitu bunuh diri. Bunuh diri menurutnya sebagai jalan untuk memulai dan membangun dunia baru dengan identitas baru.

Kata Kunci: psikologi, kolonialisme, cerpen


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andalas, E. F. (2016). Citra Antikolonial Dalam Film Avatar (2009). Sebuah Tinjauan Poskolonial. Jurnal puitika, vol. 12(1): 1-10.

Azizah, N. (2006). Perilaku Moral dan Religiusitas Siswa Berlatar Belakang Pendidikan Umum dan Agama. Jurnal Psikologi, vol. 33(2): 1-16.

Hatta, K. (2016). Trauma dan Pemulihanya. Penerbit Dakwah Ar-Raniry Press.

Jannah, M. (2013). Bab II Landasan Teori. Dipetik dari etheses.uin-malang.ac.id

Marzuki. (2014). Bab II Kajian Teoritis. 22-40.

Muawwanah, R. (2014). Bab II Kajian Teori Religiusitas. Dipetik dari etheses.uin-malang.ac.id

Pratiwi, J., & Undarwati A. (2014). Suicide Ideation pada Ramaja di Kota Semarang, Journal Unnes, vol. 3 (1): 24-34.

Rahardjo, W. (2016). Harga Diri Seksual, Kompulsivitas Seksual, dan Perilaku Seks Berisiko pada Orang HIV/AIDS. Jurnal Psikologi, vol 43(1):52-65.

Ratna, N. K. (2014). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. 46-47.

Sapto, A . (2013). Perang Militer dan Masyarakat: Pemerintahan Militer pada Masa Revolusi dan Pengaruhnya pada Indonesia Kini. Sejarah dan Budaya, vol 7(1): 18-33.

Saputra, A. W. (2017). Kumpulan Cerita Pendek Aloer-Aloer Merah. Penerbit Pelangi Sastra.

Saputra, A. D. (2011). Perempuan Subaltern dalam Karya Sastra Indonesia Poskolonial. Literasi, vol. 1(1): 16-30.

Sugiarti, Y. (2007). Poskolonialisme dalam Sastra dan Budaya. 3-4.

Sari, I. P. (2017). Sense Of Belong dalam Pembentukan Identitas Migran 1-8.

Tippe, S. (2013). Implemenmtasi Kebijakan Bela Negara di Perbatasan: Studi Kasus di Provinsi Papua. Journal Sosiologi, vol29(12): 416-440.

Triratnawati, Atik. (2005). Konsep Dadi Wong Menurut Pandangan Wanita Jawa. Humaniora, vol 17(3): 300-311.

Wijaya, I. S. (2016). Konstruksi Identitas Diri dalam Organisasi Etnis. Lentera, vol. XVIII(2):31-4.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/dj.v6i2.1844

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Laman Deiksis: http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/Deiksis

Deiksis memiliki p-ISSN 2355-6633 dan e-ISSN 2548-5490