KAJIAN HUKUM PROSES PENYELESAIAN SENGKETA NASABAH DAN BANK PADA PERSPEKTIF KELEMBAGAAN PERLINDUNGAN KONSUMEN

Saptaji Saptaji, Endang Sutrisno, Ayih Sutarih

Sari


Berdasarkanpasal 45 UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, terdapat dua cara dalam, yaitu jalur litigasi dan non-litigasi. Lembaga penyelesaian sengketa melalui jalur non-litigasi adalah Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), Padatahun 2014  dibentuk Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI) untuk menangani sengketa nasabah dan bank .Melihat fenomena keberadaan BPSK dan LAPSPI, maka menjadi hal yang menarik untuk dilakukan penelitian terkait. Sehingga diharapkan, hasil dari proses penelitian dan pengkajian tersebut dapat memaparkan wewenang, fungsi dan dasar hukum keberadaan BPSK maupun LAPSPI., Berkenaan dengan hal tersebut penulis mengangkat judul tesis “KajianHukum Proses Penyelesaian Sengketa Nasabah  Dan Bank Pada Perspektif Kelembagaan Perlindungan Konsumen”. Adapun yang menjadi rumusan masalahnya adalah Bagaimana kewenangan BPSK dalam kaitannya dengan keberadaan lembaga LAPSPI dan dasar hukum untuk keberadaan BPSK dan LAPSPI?

Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Pendekatan yuridis - normatif yang menggunakan data sekunder dalam ruang lingkup hukum penyelesaian sengketa. Pendekatan lain yang digunakan ialah pendekatan analisis substansi hukum (legal content analysis) mengenai dasar hukum, implementasi penyelesaian sengketa nasabah dengan bank yang dilakukan oleh BPSK dan LAPSPI serta kewenangan BPSK dalam kaitannya dengan keberadaan lembaga LAPSPI

Teknik Pengumpulan data dengan cara kepustakaan yaitu studi literature terhadap undang - undang, buku, jurnal - jurnal, makalah laporan penelitian (tesis), arsip atau dokumen legal pemerintah, dan pengamatan terhadap contoh-contoh kasus mengenai sengketa perbankan yang terjadi di wilayah Indoneisa, khususnya Kota Cirebon. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan LAPSPI yang focus menangani sengketa perbankan akan menjadi prioritas pertama sebagai Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan. BPSK akan menjadi second choice yang menangani kasus – kasus perbankan dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah dibanding LAPSPI (sebatas mediasi) karena kendala lokasi LAPSPI di Jakarta dansosialisasi yang intensif keberadaan BPSK dan LAPSI karena banyak masyarakat  yang belum tahu keberadaan  BPSK dan LAPSPI

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alkostar, Artidjo. 2004. “Fenomena-Fenomena Paradigmatik Dunia Pengadilan di Indonesia (Telaah Kritis terhadap Putusan Sengketa Konsumen)”, Jurnal Hukum Vol. 11 (25): 1-14.

Anwar, Widya Kurniati. 2014. “Penyelesaian Sengketa Perbankan Melalui Mediasi Di Indonesia”, Lex Privatum Vol. II (2): 35-43.

Ariani, Nevey Varida. 2012. “Alternatif Penyelesaian Sengketa Bisnis Di Luar Pengadilan”, Jurnal Rechtsvinding Vol. 1 (2): 277-294.

Barkatullah, Abdul Halim. 2007. “Urgensi Perlindungan Konsumen Dalam Transaksi Di E-Commerce”, Jurnal Hukum Vol. 14 (2): 251-266.

Chairi, Anis. 2009. “Landasan Filsafat dan Metode Penelitian Kualitatif”, Paper disampaikan pada Workshop Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Laboratorium Pengembangan Akuntansi (LPA), Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.

Fibrianti, Nurul. 2015. “Perlindungan Konsumen Dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen Melalui Jalur Litigasi”, Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER Vol. 1 (1): 111-126.

Hasan, Ahmadi. 2007. “Penyelesaian Sengketa Melalui Upaya Non Litigasi Menurut Peraturan Perundang-Undangan”, Al-Banjari Vol. 6 (11): 91-106.

Helmi, Hanum Rahmaniar. 2015. “Eksistensi Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam Memutus Sengketa Konsumen di Indonesia”, Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER Vol. 1 (1):77-89.

Kansil, C.S.T., dan Kansil, Christine S.T. 2011. Pengantar Ilmu Hukum Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Kurniawan. 2012. “Permasalahan dan Kendala Penyelesaian Sengketa Konsumen Melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)”, Jurnal Dinamika Hukum Vol. 12 (1): 160-172.

Lestari, Rika. 2013.”Perbandingan Hukum Penyelesaian Sengketa Secara Mediasi di Pengadilan dan Di Luar Pengadilan Di Indonesia”, Jurnal Ilmu Hukum Vol. 3 (2): 217-237.

Mardika, Daniel dan Ariyana, I Gede Putra. 2014. Kekuatan Hukum Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Sebagai Lembaga Small Claim Court dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen”,

Muhammad, Abdulkadir. 2004. Hukum dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Mulyana, Deddy. 2003. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muryati, Dewi Tuti dan Heryanti, B. Rini. 2011. “Pengaturan dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Nonlitigasi di Bidang Perdagangan”, Jurnal Dinamika Sosbud Vol. 13 (1): 49-65.

Muskibah. 2010. “Analisis Mengenai Cara Penyelesaian Sengketa Konsumen”, Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 3 (1): 142-150.

Rusli, Tami. 2012. “Penyelesaian Sengketa Antara Konsumen dan Pelaku Usaha Menurut Peraturan Perundang-Undangan”, Keadilan Progresif Vol. 3 (1): 87-102.

Salami, Rochani Urip dan Bintoro, Rahadi Wasi. 2013. “Alternatif Penyelesaian Sengketa dalam Sengketa Transaksi Elektronik (E-Commerce)”, Jurnal Dinamika Hukum Vol. 13 (1): 124-135.

Saragih, R.F. 1999. “Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa”, Jurnal Hukum & Pembangunan Tahun XXIX (4): 350-357.

Soebagjo, Felix Oentoeng. 2007. ‘Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Dibidang Perbankan”, disampaikan pada Diskusi Terbatas ‘Pelaksanaan Mediasi Perbankan oleh Bank Indonesia dan Pembentukan Lembaga Independen Mediasi Perbankan’: Tidak Diterbitkan.

Soekanto, Soerjono. 2008. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI-Press.

Subarsono, A.G. 2005. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suprayitno, Bambang. 2008. “Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Antara Nasabah dan Bank serta Konsepsi Ke Depannya”, Jurnal Ekonomi & Pendidikan Vol. 5 (2): 204-212.

Wibowo, Yusuf Wahyu. 2017. “Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI)”, Skripsi pada Fakultas Hukum Universitas Lampung: Tidak Diterbitkan.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/hermeneutika.v3i1.2008

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.