REPRESENTASI IDENTITAS VIRTUAL DALAM KONTEKS ETNOGRAFI DI SOSIAL MEDIA GRINDR

Tuti Widiastuti

Sari


ABSTRAK

Perkembangan teknologi komunikasi kini berkembang pesat dan merubah pola berkomunikasi pada individu yang menggunakannya. Hampir 95% kini individu mengakses jejaring sosial. Jejaring sosial diminati karena memiliki kemampuan untuk saling terhubung dengan cepat antara satu domain komunitas dengan domain komunitas lainnya.Komunitas sendiri terjadi karena adanya kesamaan minat atau ketertarikan.Teknologi kini merambah keberbagai elemen kehidupan, tidak terkecuali bagi komunitas-komunitas tertentu.  Hal ini dimanfaatkan oleh komunitas kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) gay untuk berinteraksi sesamanya tanpa merasa berbeda bila berkomunikasi dengan minat yang sama. Dalam pengoprasianya, masih terdapat penyembunyan identitas diri pada dunia virtual. Penelitian ini akan menggunakan paradigma konstrutifis dengan metode virtual ethnografi melalui pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah mengenai representasi identitas diri yang digunakan pada dunia virtual bagi kaum Gay pada jejaring sosial Grindr bahwa adanya makna yang menunjukan pada diri mereka dalam identitas yang digunakan di dunia virtual sebagai maksud dan tujuan mereka berkomunikasi melalui jejaring sosial tersebut.

 

Kata Kunci: Identitas Virtual, Etnografi, Social Media Grindr.

 

ABSTRACT

The development of communication technology is now growing rapidly and changing communication patterns in individuals who use it. Nearly 95% of individuals now access social networks. Social networking is in demand because it has the ability to connect quickly with one community domain with another community domain. The community itself occurs because of similar interests or interests. Technology is now reaching various elements of life, not least for certain communities. This is used by gay LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender) communities to interact with each other without feeling different when communicating with the same interests. In the operation, there is still a hidden identity in the virtual world. This study will use the constructivist paradigm with virtual ethnographic methods through a qualitative approach. The results obtained in this study are about the representation of self-identity used in the virtual world for Gay people on Grindr's social network that there are meanings that show themselves in identities that are used in the virtual world as their intent and purpose to communicate through social networks.

 

Keywords: Virtual Identity, Ethnography, Grindr Social Media.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andini, Yemima Novisty. (2013). Pola Interaksi Sosial Di Kalangan Kaum Gay (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Pola Interaksi Sosial yang Terjadi di Kalangan Kaum Gay di Kota Surakarta). Surakarta:Universitas Sebelas Maret.

Anwar, Yesmil, dan Adang. (2013). Sosiologi Untuk Universitas. Bandung: PT Refika Aditama.

Griffin, EM. (2006). A First Look At Communication Theory. Singapore: Mc Graw-Hill.

Kristina, Novia Olga. (2013). Representasi Menunggu Bagi Perempuan (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Representasi Menunggu Bagi Perempuan Dalam Puisi “Kekasihku Hatiku Tersayang” Buku Lady In Waiting Karya Jackie Kendall & Debbie Jones). Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

Mufid, Muh. (2009). Etika Filsafat Komunikasi, Jakarta: Kencana.

Mulyana, Deddy. (2006). Metodologi : Penelitian Kualitatif Paradigma baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial lainnya, Bandung: Remaja Rosdakarya.

___________. (2007). Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasrullah, Rulli. (2014). Teori dan Riset Medua Siber (Cybermedia). Jakarta: Kencana.

Pamungkas, (2014) http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2013/12/24/maraknya-fenomena-lesbian-dan-gay-di-indonesia-619262.html.

Taprial, Varinder & Priya Kanwar.(2012). Understanding Social Media. London: Ventus Publishing ApS.

West, Richard, dan Lynn Turner. (2011). Pengantar Teori Komunikasi Edisi 3I. Jakarta: Salemba Humanika.

Widjajanto, Kenmada. (2013). Perencanaan Komunikasi Konsep dan Aplikasi. Bandung: CV Ultimus.

Pola Interaksi Sosial Di Kalangan Kaum Gay (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Pola Interaksi Sosial Yang Terjadi Di Kalangan Kaum Gay Di Kota Surakarta)




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i1.1912

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution - Share Alike 4.0 International License