ANALISIS LOCATION QUOTIENT (LQ) POTENSI WILAYAH KECAMATAN BERBASIS SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN CIREBON

Iman Sungkawa, Umi Trisnaningsih, Siti Millatul Maula Mahmuda

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditas unggulan dan potensi wilayah basis pada sektor pertanian di setiap kecamatan Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Februari 2017. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Penentuan sampel dilakukan dengan sensus. Objek penelitian yang diteliti adalah data perkembangan tingkat produksi hasil panen komoditas pertanian yang tersedia di Badan Pusat Statistik dan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Data yang dianalisis adalah data sekunder yaitu data produksi komoditas sektor pertanian Kabupaten Cirebon tahun 2011-2015.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 10 komoditas unggulan di Kabupaten Cirebon yaitu: padi, jagung, kacang hijau, ubi jalar, mangga, pisang, nangka, bawang merah, cabe besar, dan terung. Kecamatan-kecamatan yang menjadi wilayah basis komoditas unggulan sektor pertanian di Kabupaten Cirebon meliputi: Kecamatan Gebang untuk komoditas jagung.Kecamatan Beber untuk komoditas ubi jalar. Kecamatan Arjawinangun untuk komoditas kacanga hijau. Kecamatan Babakan untuk komoditas bawang merah. Kecamatan Gegesik untuk komoditas cabe besar.Kecamatan Palimanan, untuk komoditas terung. Kecamatan Karangwareng untuk komoditas mangga. Kecamatan Pabedilan untuk komoditas pisang. Kecamatan Gegesik untuk komoditas nangka. Dan untuk komoditas padi sawah yaitu semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon kecuali Kecamatan Waled, Pasaleman, Astanajapura, Greged, Gempol, dan Ciwaringin.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sudjana, Nana. (2002). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo Rohayati, Ade. (n.d.).Universitas Pendidikan Indonesia .Diakses April 2, 2013.

Haliday, D., & Resnick, R. (1988)..Fisika. Jakarta Erlangga Sagala, Syaiful. (2006). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Hamalik, Oemar. (2012).

Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. Tipleer, Paul. (2001). Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta: Erlangga.

Waslaludin.(n.d.). Universitas Pendidikan Indonesia. Diakses

April 2, 2013, Prayitno.(2009). Dasar Teori dan Praksis Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

S Straulino, A Cartacci (2009). An absolute electrometer

for the physics laboratory. Italia: G Sansone


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.