Kajian Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Akibat Pemberian Pupuk P dan Inokulasi Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA)

alfandi alfandi

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) interakasi antara pupuk P dan Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) varietas Walet, (2) dosis pupuk P dan CMA yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) varietas Walet

Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen di lapangan dengan rancangan percobaan berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Percobaan terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu pupuk P dan CMA dan masing-masing diulang tiga kali. Faktor pupuk P terdiri dari tiga taraf, yaitu : P1 (30 kg SP-36/ha), P2 (45 kg SP-36/ha), dan P3 (60 kg SP-36/ha). Faktor kedua yaitu CMA terdiri dari tiga taraf, yaitu : M1 (5 g/lubang), M2 (7,5 g/lubang), dan M3 (10 g/lubang).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh interaksi antara Pupuk P dan Cendawan Mikoriza Arbuskula terhadap tinggi tanaman, indeks luas daun, volume akar umur, laju pertumbuhan tanaman minggu ke-3, bobot biji kering per petak, dan indeks panen, (2) perlakuan pupuk P dengan dosis  45 kg SP-36/ha dan CMA dengan dosis 7,5 g/lubang (P2M2) menunjukkan pengaruh terbaik terhadap bobot biji kering per petak  yang menghasilkan 760,57 g/petak atau setara dengan 1,14 ton/ha. Hasil tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 39,36 % bila dibanding perlakuan P1M1.

 

Kata kunci : kacang hijau, Cendawan Mikoriza Arbuskula, pupuk Fosfor, pertumbuhan, hasil


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim. 2010. Mung Bean Production Guideline. The Department of Agriculture, Forestry and Fisheries Republic of South Africa.

Baylis, G. T. S. 1975. The Magnolioid Mycorrhiza and Myotrophy in Root Systems Derived From It. Hlm. 373-389, Dalam : F. E. Sanders, B. Moose, dan P.B. Tinker, Penyunting Endomycorrhizas. Academic Press, London.

Dehne, H.W. 1982. Intercation Between Vesicular-Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Plant Phatogens. Phytopathology 72: 1.115-1.119.

Rukmana, R., 1997. Kacang Hijau Budidaya dan Pasca Panen. Kanisius,Yogyakarta.

Simanungkalit, R. D. M. 1993. Efficiency of vesicular-arbuscular mycorrhizal (VAM) fungi-soybean symbiosis at various levels of P fertilizer. pp. 167-178. Di dalam Proc. Second Asian Conference on Mycorrhiza. Biotrop. Special Publication No 42.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Komentar di artikel ini

Lihat semua komentar