Determinan Pertumbuhan Ekonomi Ditinjau dari Pendapatan Daerah dan Tingkat Kemandirian Daerah

Putri Puspita Ayu, Tika Septiani

Abstract


Declining economic growth rate in West Java province for the last six years (2012-2016) resulted in the purchasing power of low society. This situation led to the weakening of economic activity in West Java province during this period, so it is necessary to do efforts to stimulate related parties especially the provincial government of West Java to be more centered on local economic empowerment to increase its regional revenues. This condition will have an impact on increasing economic growth. The purpose of this article was intended to examine the influence of indigenous revenue, transfer income, other legitimate revenues and the level of regional independence to economic growth in the province of West Java. This study uses a method of verificative. The population in this study was all the local governments of the regency and city of West Java in 2012-2017 and obtained 162 samples of research data consisting of 1 province, 26 districts and cities. The data analysis techniques in this study used multiple regression analyses. Based on the results of regression analysis showed that the economic growth rate of the district and the city of West Java province was significantly influenced by the regional original revenue (PAD), transfer income, other legitimate income, and the level of Regional independence.

Keyword: Economic growth; Local revenue; Transfer income; Other legitimate revenues; Level of independence

 

Abstrak

Menurunnya laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat selama enam tahun terakhir (2012-2016) menghasilkan daya beli masyarakat yang rendah. Situasi ini menyebabkan melemahnya kegiatan ekonomi di Provinsi Jawa Barat dalam kurun waktu tersebut, sehingga perlu dilakukan upaya menstimulasi pihak terkait khususnya pemerintah provinsi Jawa Barat agar lebih terpusat pada pemberdayaan ekonomi lokal untuk meningkatkan pendapatan daerahnya. Kondisi tersebut akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Tujuan artikel ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, lain-lain pendapatan yang sah dan tingkat kemandirian daerah terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Studi ini menggunakan metode verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pemerintah daerah Kabupaten dan kota Jawa Barat pada 2012-2017 dan diperoleh 162 sampel data penelitian yang terdiri dari 1 provinsi, 26 kabupaten dan kota. Teknik analisis data dalam kajian ini menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota Se-provinsi Jawa barat dipengaruhi secara signifikan oleh pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, pendapatan lain-lain yang sah, dan tingkat kemandirian daerah.

Kata kunci : Pertumbuhan ekonomi; Pendapatan asli daerah; Pendapatan transfer; Lain-lain pendapatan yang sah; Tingkat kemandirian


References


Ayu, P. P. (2017). Analisis Faktor-Faktor Pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Ekspansi, 9(2), 187–198.

Ayu, P. P. (2018). Analisis PAD dan Dana Perimbangan Terhadap Kinerja Keuangan Pemda Se-Jawa Barat. Jae (Jurnal Akuntansi Dan Ekonomi), 3(1), 80. https://doi.org/10.29407/jae.v3i1.12007

BPS. (2017). pertumbuhan ekonomi jawa barat.

Halim, A. (2004). mananejemen keuangan daerah. akademi manajemen perusahaan YKPN.

Harianto, D., & Adi, P. H. (2007). Hubungan Antara Dana Alokasi Umum, Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah Dan Pendapatan Per Kapita. Jurnal Dan Prosiding SNA - Simposium Nasional Akuntansi, 10.

Jambi, K., Ariansyah, M., Amir, A., & Achmad, E. (2014). Jurnal Ariansyah (Hal 159 - 164). 1(3), 159–164.

James H. Davis, F. David Schoorman, & Donaldson, L. (1997). Toward a Stewardship Theory of Management. The Academy of Management Review, 22(1), 20–47.

Kiswanto, K., & Fatmawati, D. (2019). Determinan Kinerja Pemerintah Daerah: Ukuran Pemda, Leverage, Temuan Audit dan Tindak Lanjutnya. Jurnal Kajian Akuntansi, 3(1), 44–54.

Mahadianto, M. Y., Siregar, N. F., Rahayu, D. B., Muna, A., & Musyaffi, A. M. (2019). Could Economic Growth and Inflation Affect the Acceptance of Value Added Taxes? 1st International Conference on Economics, Business, Entrepreneurship, and Finance (ICEBEF 2018).

Nurdiwaty, D., Zaman, B., & Kristinawati, E. (2017). Analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah terhadap belanja modal di kabupaten/kota Jawa Timur. Jurnal Aplikasi Bisnis, 17(1), 43–59. https://doi.org/10.20885/jabis.vol17.iss1.art3

Rori, C. F., Luntungan, A. Y., Niode, A. O., Pembangunan, J. E., & Ekonomi, F. (2016). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pad) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2001-2013. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(2), 243–254.

Septiani, T. (2017). Analisis Peran Akuntabilitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Terhadap Tingkat Indeks Tata Kelola Pemerintahan. Ekspansi, 9(2), 265–274.

Septiani, T. (2018). Analisis Kinerja Keuangan dan Tingkat Kemandirian Pemerintahan Kabupaten dan Kota Cirebon. Jurnal Akuntansi & Ekonomi ( JAE ), 3(1), 97–112.

Setiyawati, A., & Hamzah, A. (2007). Analisis Pengaruh Pad, Dau, Dak, Dan Belanja Pembangunan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, Dan Pengangguran: Pendekatan Analisis Jalur. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4(2), 211–228. https://doi.org/10.21002/jaki.2007.11

UU No 33 Tahun 2004. (2004).




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/jka.v3i2.2731

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Lt. 2 Gedung Universitas Swadaya Gunung Jati Jalan Pemuda No.32, Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132