PERANAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI TAHFIDZ QUR’AN SISWA PADA SDIT AL-FALAH KOTA CIREBON (Studi kasus mengenai peranan orang tua dalam membantu anaknya dalam menghafal ayat-ayat Qur’an)

Setia Budiyanti, Agus Supriyadi, Ibnu Republika

Sari


Hafalan Qur’an umumnya dilakukan dengan metode sima’an yang membutuhkan pengulangan-pengulangan. Jika dilakukan disekolah metode sima’an terkendala dengan jam belajar siswa yang terbatas. Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap hafalan Al-Qur’an, maka anak/siswa perlu mendapat bimbingan sima’an di luar sekolah khususnya di rumah. Kesenjangan kompetensi siswa dalam hafalan Al-Qur’an di sekolah dapat menjadi beban psikologis bagi anak didik. Siswa yang lancar dan yang target hafalannya terpenuhi akan lebih percaya diri dibandingkan dengan siswa yang belum hafal. Peningkatan pemahaman anak terhadap hafalan Al-Qur’an di luar jam sekolah sangat membutuhkan peran/dukungan dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan dan metode yang digunakan orang tua dalam membimbing hafalan Al-Qur’an. Penelitian dilakukan dengan metode survey, dengan sampel siswa dan orang tua siswa SDIT Al-Falah. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Penerapan metode hafalan Al-Qur’an perlu dilakukan pengulangan hafalan sebanyak-banyaknya, 2) Orang tua berperan dalam membimbing hafalan Al-Quran melalui berbagai metode dalam aktivitas keseharian anak.
Kata Kunci: Hafalan Al-Qur’an, Pengulangan, Peran Orang Tua


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.