EFEKTIFITAS PESTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.) PADA TANAMAN SAWI (Brassica sinensis L.).

deden deden

Sari


Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan tanaman yang populer dan banyak ditanam di Indonesia. Dalam pembudidayaan tanaman sawi, salah satu kendala utama yang menjadi penghambat produksi baik secara kualitas maupun kuantitas, adalah adanya serangan organisme pengganggu tanaman. Pada umumnya, petani melakukan pengendalian dengan menggunakan pestisida sintetik (kimia) dengan asumsi bahwa pestisida sintetik lebih efektif untuk pengendalian organisme pengganggu tanaman. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Unswagati. Waktu penelitian Nopember 2015 - Maret 2016. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Perlakuan terdiri dari dua faktor yang diulang tiga kali. Faktor pertama, Pestisida Nabati yang terdiri atas 3 taraf (N) yaitu N1 = Daun Mimba, N2 = Daun Sirsak, N3 = daun Pepaya. Sedangkan faktor kedua, Konsentrasi Pestisida yang terdiri dari 4 taraf (K) yaitu K0 = 0 ml/liter, K1 = 5 ml/liter, K21 = 10 ml/liter, K3 = 15 ml/liter. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali sehingga jumlah polybag dalam penelitian sebanyak 4 x 3 x 3 = 36 buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaurh interaksi antara Pestisida Nabati dengan konsentrasi Pestisida Nabati yang ditunjukan pada perlakuan Pestisida Daun Mimba dan Konsentrasi 15 ml/liter yang menghasilkan rata-rata dapat membunuh ulat hanya dengan waktu 1 hari setelah aplikasi (HSA).
Kata kunci : Tanaman Sawi, Pestisida Nabati, Ulat Grayak.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.