Hubungan Frekuensi Antenatal Care dan Lama Waktu Bekerja dengan Pemberian ASI Eksklusif (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon)

Risnandya Primanagara, Haidar Imam Ali Shidiq

Sari


ABSTRAK

Latar Belakang: Mengetahui rendahnya angka pemberian ASI eksklusif di Kota Cirebon bahwa dari 6.361 bayi pada tahun 2012 hanya 944 (14,8%) bayi yang diberikan ASI eksklusif. Selain itu, berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menjabarkan bahwa cakupan pelayanan Antenatal Care di indonesia tahun 2011 sebesar 82% masih tertinggal dengan negara ASEAN yang lainnya. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 menunjukan bahwa 57 % tenaga kerja di indonesia adalah wanita. Tujuan: Menganalisis hubungan frekuensi Antenatal Care dan lama waktu bekerja terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon. Metode: Metode yang digunakan adalah survei analitik secara cross sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 44 orang. Data diambil menggunakan kuesioner melalui wawancara terstruktur. Uji statistik yang digunakan adalah uji Risk Association dengan menggunakan Prevalence Rate dan 95% Confidence Interval. Hasil: Dari 44 responden didapatkan 26 (59,1%) responden memberikan ASI Eksklusif dan 18 (40,9%) resonden tidak memberikan ASI Eksklusif. Melalui uji Risk Association terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi Antenatal Care (P= 0,001, RP = 3,400 (95% CI 1,871-6,177), lama waktu bekerja (P = 0,031, RP = 2,143 (95% CI 1,095-4,195) terhadap ASI Eksklusif. Simpulan: Frekuensi Antenatal Care dan lama waktu bekerja mempunyai hubungan bermakna terhadap pemberian ASI Eksklusif.

 

Kata Kunci: ASI Eksklusif, Antenatal Care, Lama Waktu Bekerja

 ABSTRACT

Background: Knowing the low rate of exclusive breastfeeding in Cirebon city that 6,361 babies in 2012 only 944 (14.8%) babies were exclusively breastfeeding. In addition, based on the Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) outlines that Indonesia Antenatal Care coverage in 2011 by 82% still left with the other ASEAN countries. Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) in 2007 showed that 57% of workers in Indonesia are women. Objective: To analyze correlation between Antenatal Care frequency and work duration with exclusive breastfeeding in Kalitanjung public Health Center Working area Cirebon city. Methods: The method used is the cross sectional analytical survey. Samples were taken by using purposive sampling as many as 44 people. Data collected using a structured questionnaire interviews. The statistical test used is the Risk Association by using the Prevalence Rate and 95% Confidence Interval. Results: Of the 44 respondents found 26 (59.1%) of  respondents provide exclusive breastfeeding and 18 (40.9%) respondents not exclusive breastfeeding. Through the Association of Risk test there a significant correlation between Antenatal Care frequency (P = 0.001, RP = 3.400 (95% CI 1.871 to 6.177), and work duration (P = 0.031, RP = 2.143 (95% CI 1.095 to 4.195) with exclusive breastfeeding. Conclusion: Antenatal Care frequency and work duration thave a significant correlation with exclusive breastfeeding.

 

Key Words: Exclusive breastfeeding, Antenatal Care, work duration.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (2013). Sukses Menyusui Saat Bekerja. [online] Available from: http://idai.or.id/public-articles/klinik/asi/sukses-menyusui-saat-bekerja-2.html. [Diakses 13 Agustus 2014].

Meutia. (2008) Inisiasi Munyusui Dini. Jakarta, Pustaka Bunda.

The United Nation Childrens' Fund (UNICEF). (2012). Pekan ASI Sedunia tahun 2012. [online] Available from: http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/ majority/article/download/66/65. [Diakses 2 Juli 2014].

Handayani, D. (2007) Gambaran Pengetahuan Ibu Menyusui tentang ASI Eksklusif Berdasarkan Karakteristik Ibu di Puskesmas Sukawarna Kota Bandung. Bandung, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Wiknjosastro, G.H. (2005) Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta, JNPKKR-POGI.

Depkes RI. (2004). Tentang Pelayanan Antenatal Care (ANC). [online] Available from: http://dinkes.bantulkab.go.id/documents /20090721100343 -skn-2004 .pdf. [Diakses 27 Juli 2014].

Tasnim, S., dkk. (2014). Nutritional Status and Breast Feeding Practice amon Mothers Attending Lactation Management Centre. [online] Available from: http://www.ibimapublishing.com/journals/PRIJ/2014/790373/790373.pdf. [Diakses 26 Juli 2014].

Saifuddin, A. B. (2005) Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Djami, M.E.U., dkk. (2013). Frekuensi Pemeriksaan Kehamilan, Konseling Laktasi, dan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. [online] Available from: http:// download. portalgaruda.org/article. php?article=269873&val= 7113&title= Frekuensi% 20Pemeriksaan %20Kehamilan, %20Konseling %20Laktasi, %20dan%20 Pemberian% 20Air%20Susu %20Ibu%20Eksklusif. [Diakses 28 Juli 2014].

Agam, I., dkk. (2006). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang Kota Masyarakat. [online] Available from: http://repository.unhas.ac.id/ bitstream /handle/ 123456789 /7827/JURNAL.pdf?sequence=1. [Diakses 27 Agustus 2014].

Pawensuri, E.P. (2011). Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Tamamaung Kota Makassar. [online] Available from: www.share-pdf.com/.../ASI%20eksklusif.htm. [Diakses 24 Juli 2014].

Lestari, D. (2013). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Air Susu Ibu dan Pekerjaan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Fajar Bulan. [online] Available from: http://juke.kedokteran.unila.ac.id /index.php/ majority/article/ download/66/65. [Diakses 26 Juli 2014].

Firmansyah, N. & Mahmudah. (2012). Pengaruh Karakteristik (Pendidikan, Pekerjaan), Pengetahuan dan Sikap Ibu Menyusui Terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Kabupaten Tuban. [online] Available from: http://download. portalgaruda.org/article.php? article=17860&val=1099. [Diakses 28 Juli 2014].


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Print ISSN: 2089-6042 || e-ISSN : 2579-7514
counter kostenlos Flag Counter