Faktor-Faktor Penyebab terjadinya Autisme pada Anak Di Kota Cirebon

Affandi Affandi, Unique Hardiyanti Pratiwi

Sari


Autisme merupakan gangguan perkembangan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku yang tampak sebelum anak berusia 3 tahun. Gangguan  autisme terdapat pada kira-kira 5 dari 10.000 anak. Beberapa ahli menyatakan Gangguan perkembangan  berhubungan dengan faktor sosioekonomi, pola asuh, faktor prenatal, faktor perinatal, dan faktor postnatal. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor peyebab terjadinya autisme pada anak terutama faktor prenatal, perinatal, dan postnatal yang meliputi paparan zat toksik, infeksi TORCH, perdarahan selama kehamilan, asfiksia neonatorum, aspirasi mekonium, BBLR, kejang demam, dan penggunaan vaksin pada anak. Metode penelitian menggunakan studi observasional analitik dengan desain case control study, sampel penelitian sebanyak 29 anak autisme sebagai kelompok kasus dan 29 anak normal sebagai kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan panduan wawancara. Data hasil penelitian diolah secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi-Square menyatakan hubungan antara kejadian autisme dengan faktor-faktor penyebab autisme adalah p=1,000 untuk paparan rokok, p=0,160 untuk paparan obat, p=0,023 untuk infeksi TORCH, p=0,640 untuk perdarahan maternal, p=0,005 untuk asfiksia neonatorum, p=0,134 untuk aspirasi mekonium, p=0,014 untuk BBLR, p=0,019 untuk kejang demam, dan p=0,078 untuk penggunaan vaksin. Hasil inimenunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara infeksi TORCH, asfiksia neonatorum, BBLR, dan kejang demam terhadap kejadian autisme.

 

Kata kunci : autisme, faktor resiko

 

Autism is a developmental disorder in terms of communication, social interaction, and behavior that appear before the age of 3 years. This developmental disorder can be associated with socioeconomic factor, parenting factors, prenatal factor, perinatal factor, and postnatal factor. The aim of research is To describe factors that cause the occurrence of autism in children, especially prenatal, perinatal, and postnatal factors including the exposure of toxic subtances during pregnancy, TORCH infection, maternal bleeding, asphixia neonatorum, meconium aspiration, low birth weight, febrile seizure, and vaccine usage in child. Methods :  Study including 29 child with autism as a case group and 29 normal child as a control group, using analitic study with case control method. Factor that cause autism was determined by questionnaire and interview. Analysis were performed using Chi-Square test.. the Result is Corellation analysis between autism and factors that cause autism using Chi-Square test show p=1,000 for tobacco smoke exposure, p=0,160 for drugs exposure, p=0,023 for TORCH infection, p=0,640 for maternal bleeding, p=0,005 for asphyxia neonatorum, p=0,134 for meconium aspiration, p=0,014 for low birth weight, p=0,019 for febrile seizure, andp=0,078 for vaccine usage.

Conclusion : There was a significant relationship between TORCH infection, asphyxia neonatorum, low birth weight, and febrile seizure with autism.

 

Key words : autism, risk factor


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

Abrams, D.A. 1993. Duke – Elder’s Practice of Refraction 10th Edition. Edinburgh: Churchill Livingstone

American Optometric Association (AOA). 2006. OPTOMETRIC CLINICAL PRACTICE GUIDELINE: CARE OF THE PATIENT WITH MYOPIA. AOA Consensus Panel on Care of the Patient with Myopia, AOA Clinical Guidelines Coordinating Committee

Azwar, S. 2007. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Brinkley, D. 2005. Perfect Eyes. United Stated

Curtin, B.J. 1997. The Optics of Myopia. Volume 1. New York: Lippincott–Raven Publisher Philadelphia

Curtin, B.J. 2002. The Myopia. Philadelphia: Harper & Row Publisher

Fredrick, D.R. 2002. Myopia. http://www.bmj.com/content/324/7347/1195 diakses tanggal 21 November 2013

Goss, D.A. 2000. Nearwork and Myopia. http://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736%2805%2971520-8/fulltext diakses tanggal 21 November 2013

Graziano, D. 2012. Study Suggests Reading This Post Could Make You Blind. http://bgr.com/2012/07/27/computer-screens-blindness-study diakses tanggal 21 November 2013

Hartanto & Huriawati, 2000. Kamus Kedokteran Dorland. Edisi ke-29. Jakarta: EGC

Hastirini, E. 2012. Hubungan Faktor Perilaku dengan Derajat Miopia pada Mahasiswa FK Universitas Muhammadiyah Semarang Tahun 2012. http://digilib.unimus.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jtptunimus-gdl-ernihastir-7069 diakses tanggal 5 Juni 2014

Ilyas, S. 2005. Penuntun Ilmu Penyakit Mata Edisi ketiga cetakan ke-2. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Ilyas, S. 2006. Kelainan Refraksi dan Kacamata Edisi Kedua. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Ilyas, S. 2009. Ilmu Penyakit Mata. Edisi ketiga cetakan ke-6. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Muhdahani, 1994. Pengaruh Monitor Komputer Terhadap Timbulnya Miopia pada Operator Komputer. Yogyakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Notoatmodjo, S. 2007. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Olver, J & Cassidy, L. 2005. Ophthalmology At A Glance. USA: Blackwell Science Ltd

Purwanto. 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Rahmi, S. 2012. Hubungan Lama Penggunaan Komputer dengan Kejadian Miopia di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Departemen Teknologi Informasi Universitas Sumatera Utara Tahun 2012. http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/38673 diakses 5 Juni 2014

Sahat, F. 2006. Miopia, Menurunnya Prestasi Belajar Anak Perkotaan. Jakarta: Koran Kompas, 8 Mei

Sativa, O. 2003. Tekanan Intraokular Pada Penderita Myopia Ringan dan Sedang. Medan: Bagian Ilmu Penyakit Mata Universitas Sumatra Utara

Saw, S., Katz, J., Schein, O.D., Chew, S.J., and Chan, T. 1996. Epidemiology of Myopia. In Epidemiologic Reviews Vol. 18

Seet, B. 2001. Myopia in Singapore Taking a Public Health Approach. British Journal of Opthalmology

Siregar, N.H. 2008. Retinoskopi. Medan: Departermen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Sudoyo, A.W., Setiyohadi B., Alwi, I. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Interna Publishing

Vaughan, D.G., Asbury, T., Riordan, E.P. 2007. Oftalmologi Umum. Edisi 17. Jakarta: EGC

Wong, T.Y., Klein, B.E., Klein, R. 2003. Refractive Errors, Intraocular Pressure, and Glaucoma in a White Population. Wisconsin: Department of Ophthalmology and Visual Sciences

Yani, D.A. 2008. Kelainan Refraksi Dan Kacamata. Surabaya: Surabaya Eye Clinic


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Print ISSN: 2089-6042 || e-ISSN : 2579-7514
counter kostenlos Flag Counter